X

Soto Kudus

Begitu banyak ragam makanan tradisional yang tersebar di berbagai restoran di Jakarta, baik restoran besar maupun kedai kecil. Tergantung selera masing-masing ingin menyantap pada tempat yang mana, kadang tergantung situasi, kondisi, kadang tergantung kantong juga 🙂

Ada satu makanan favorit saya, masakan berkuah, sluuuurrrppp sedap, menuliskan ini saja sudah membuat saya ingin menikmati saat ini juga. Soto Kudus, iya itulah salah satu favorit saya yang hampir setiap bulan saya habiskan untuk menikmati satu atau dua mangkok X_X

Banyak sekali restoran Soto Kudus yang saya jumpai di beberapa daerah di Jakarta. Yang terkenal sebut saja Soto Kudus Blok M, Soto Kudus Grup Menara, Soto Kudus di daerah Grogol, Soto Kudus Kedoya dan Kencana. Tapi hanya ada satu yang menjadi tempat favorit saya yaitu Soto Kudus Cideng Jakarta Pusat.

Letaknya yang di pengkolan (bangunan di paling ujung dari sebuah pertigaan), membuatnya cukup strategis apalagi untuk daerah perkantoran di sekitar Cideng. Sudah cukup lama, sekitar hampir 28 tahun saya mengenal tempat tersebut (sebuah waktu yang sangat panjang). Bertahun-tahun sempat terlewatkan saat menikmati Soto tersebut karena alasan jauh, tetapi akhirnya tetap mencari lagi karena sudah terlanjur jatuh hati.

Menikmati Soto Kudus campur memang pas (soto campur nasi), dengan porsi semangkuk ayam (mangkuk yang bergambar ayam) dengan ramuan kuahnya adalah kecap cabai, jeruk nipis, ditambah sate telur puyuh (atau pindang telur ayam), perkedel, kerupuk putih berkecap……..yummy….. Semangkuk ayam cukup berpengaruh untuk sebuah kenikmatan dibandingkan dengan semangkuk kecil kebiasaan para penyaji soto kudus. (yang lain “too mainstream”, tapi soto kudus cideng ini “so special” ;))

Dengan harga Rp. 15000an semangkok (ayam), maka sajian Soto Kudus menjadi cukup bersahabat bagi kantong, maupun di lidah.

Adakah rekan-rekan yang mau mencoba? Silahkan datang sendiri ke warung soto kudus Cideng, dijamin, lokasi mudah dicari 🙂

Related Post